Memuat berita…

Berita Pilihan

Memuat berita…

Video

Memuat berita…

Sorotan

Memuat berita…

News

Memuat berita…

Bisnis

Memuat berita…

Foto Pilihan

Memuat berita…

Showbiz

Memuat berita…

Bola

Memuat berita…

Global

Memuat berita…

Berita Terkini

Memuat berita…

Matahari Buatan China Ditargetkan Rampung 2027, Siap Uji Listrik dari Fusi Nuklir

Matahari Buatan China Ditargetkan Rampung 2027, Siap Uji Listrik dari Fusi Nuklir

Ilustrasi: plasma (Foto: Hal Gatewood / Unsplash)

China semakin dekat mewujudkan ambisi energi masa depannya. Negeri Tirai Bambu itu menargetkan perangkat fusi nuklir bernama BEST, yang dijuluki matahari buatan, selesai dibangun pada akhir 2027.

BEST merupakan singkatan dari Burning Plasma Experimental Superconducting Tokamak. Proyek yang berlokasi di Hefei, Provinsi Anhui, ini dirancang untuk mendemonstrasikan pembangkitan listrik dari reaksi fusi sekitar tahun 2030 dengan memanfaatkan campuran deuterium dan tritium.

Menurut laporan televisi pemerintah CCTV, fasilitas pendukung di kompleks proyek sudah rampung dan mulai digunakan. Mesin utamanya kini memasuki tahap perakitan penting, yakni pemasangan empat lapisan komponen secara bertingkat, dan progresnya sudah melewati separuh jalan. Sejumlah komponen inti juga telah tiba di lokasi sejak Juli 2026.

Secara sederhana, struktur BEST menyerupai tabung raksasa berlapis seperti termos. Di bagian paling dalam terdapat bejana vakum tempat reaksi fusi terjadi. Pelindung termal menjaga agar panas tidak menyebar, sedangkan magnet berkekuatan tinggi menahan plasma yang sangat panas agar tidak menyentuh dinding bejana.

Kantor berita Xinhua menyebut BEST berpotensi menjadi perangkat pertama di dunia yang berhasil menunjukkan pembangkitan listrik dari fusi. Sebelumnya, China sudah dikenal lewat reaktor EAST yang berkali-kali memecahkan rekor dunia. Jika berhasil, fusi nuklir bisa menjadi sumber energi bersih yang nyaris tak terbatas.

Sumber: CNN Indonesia

Komentar

Iklan300 × 100
Iklan300 × 600
Iklan300 × 100

Mungkin Anda Suka

Memuat berita…